
Perdagangan karbon dan pelaporan emisi gas rumah kaca (GRK) semakin dekat dengan dunia kehutanan. Perusahaan, konsultan, dan lembaga pemerintah membutuhkan tenaga yang mampu menghitung stok karbon serta menyusun analisis emisi secara metodologis. AiKnow by Re.Mark Asia menjawab kebutuhan itu lewat Pelatihan dan Uji Kompetensi Analisis Karbon Lanjutan Sektor Kehutanan Sertifikasi BNSP, yang digelar 2–6 November 2026 secara luring di Bogor.
Format: Empat Hari Pelatihan, Satu Hari Uji Kompetensi
Program ini terdiri atas empat hari pelatihan dan satu hari uji kompetensi. Peserta yang memilih paket sertifikasi akan menjalani uji untuk memperoleh pengakuan kompetensi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Pengakuan formal ini berguna bagi profesional yang ingin membuktikan kemampuannya, misalnya saat melamar pekerjaan atau mengikuti proyek yang mensyaratkan kualifikasi tertentu.
Materi Pelatihan
Poster resmi memuat lima kelompok materi:
- Kebijakan, regulasi, dan perdagangan karbon di sektor kehutanan.
- Konsep dan metodologi inventarisasi GRK sektor FOLU (Forestry and Other Land Use).
- Pendugaan cadangan karbon dengan penginderaan jauh dan data lapangan.
- Perhitungan biomassa, stok karbon, dan faktor emisi (Tier 1–3).
- Analisis emisi atau serapan karbon serta penyusunan baseline scenario.
Susunan ini bergerak dari kerangka kebijakan menuju kemampuan teknis. Peserta lebih dulu memahami aturan dan konteks perdagangan karbon, lalu mempelajari inventarisasi GRK, pendugaan cadangan karbon, dan perhitungan biomassa, hingga akhirnya menyusun skenario dasar yang menjadi acuan perhitungan emisi.
Pilihan Paket
Tersedia dua paket. Paket Pelatihan + Sertifikasi BNSP berharga Rp 14 juta, lebih lengkap, dan memberi pengakuan kompetensi resmi sehingga cocok bagi profesional yang ingin naik level. Paket Pelatihan saja berharga Rp 8,25 juta. Poster mencantumkan keterangan harga sudah termasuk PPN.
Benefit
Seluruh peserta memperoleh e-module, sertifikat, jejaring profesional, dan pengalaman praktik lapangan. Praktik lapangan penting karena pendugaan karbon tidak cukup dipelajari dari layar. Peserta perlu memahami bagaimana data lapangan dikumpulkan dan bagaimana kualitasnya memengaruhi hasil akhir.
Mengapa Kompetensi Karbon Makin dicari
Komitmen pengurangan emisi, kebutuhan pelaporan, dan berkembangnya pasar karbon mendorong permintaan terhadap tenaga yang menguasai metodologi. Perhitungan yang tidak mengikuti kaidah berisiko ditolak pihak peninjau dan menurunkan kepercayaan mitra. Dengan memahami pendekatan bertingkat (Tier 1–3) dan cara menyusun baseline, praktisi dapat menghasilkan analisis yang lebih dapat dipertanggungjawabkan.
Siapa yang cocok mengikuti
Pelatihan ini relevan bagi konsultan dan analis karbon, staf keberlanjutan perusahaan kehutanan atau perkebunan, penyusun inventarisasi GRK, serta akademisi dan peneliti karbon hutan. Peserta yang sudah mengenal dasar kehutanan dan pemetaan akan lebih mudah mengikuti materi tingkat lanjut.
Tentang Re.Mark Asia
Re.Mark Asia menyediakan konsultansi Carbon Stock Assessment, High Carbon Stock, High Conservation Value, Land Use Change Analysis, Participatory Mapping, dan Social Impact Assessment, selain layanan sertifikasi, inspeksi, dan verifikasi keberlanjutan. Pengalaman itu menjadi dasar materi pelatihan di AiKnow. Selengkapnya dapat dilihat di Re.Mark Asia.
Pendaftaran dan Kontak
Pendaftaran dilakukan melalui kode QR pada poster. Pertanyaan dapat disampaikan lewat WhatsApp Re.Mark Asia di +62 811 8801 0800.
Penutup
Bagi Anda yang ingin memperdalam analisis karbon sekaligus memperoleh pengakuan kompetensi resmi, pelatihan 2–6 November 2026 ini layak dipertimbangkan. Informasi lengkap tersedia di:
Website: Re.Mark Asia.
Whatsapp: +62 811-8800-10800 (Admin Remark Asia)
Instagram: @remarkasia
