JAKARTA: Badan pengelola investasi Danantara mengakuisisi saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo), pemilik layanan Gojek dan GoPay, melalui bursa. GoTo menyebut jumlah saham yang dibeli Danantara kurang dari 1 persen dari total saham perseroan.
Masuknya Danantara ke saham GoTo disebut tidak hanya terkait kepemilikan, tapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi. Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani mengatakan, fokus pemerintah adalah meningkatkan perlindungan terhadap tanaman penghasil minyak.
Rosan mengatakan, perhatian utama Danantara adalah peningkatan kesejahteraan mitra, mulai dari BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, hingga Bonus Hari Raya (BHR). Menurut dia, proses investasi berlangsung bertahap dan berlangsung sejak awal tahun 2026.
“Danantara mulai datang dan kita ngobrol. Buat kita yang penting kesejahteraan Ojola, bagaimana kita meningkatkan kesejahteraan Ojola, keberadaan BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan,” kata Rosan dikutip Antara, Rabu (05/06).
Rosan menambahkan, Danantara juga mendorong pemberian BHR kepada mitra ojol agar nilainya bisa meningkat.
Menurut Rosan, perubahan kebijakan ekosistem perusahaan transportasi digital mulai terlihat pada Januari 2026. Perubahan tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperbaiki model bisnis platform digital yang sebelumnya sangat mengandalkan strategi. membakar uang tunai atau menghabiskan banyak uang untuk promosi dan pemasaran.
“Tadi perusahaan ojek mereka saling beriklan, mengeluarkan uang hingga ratusan juta dolar hanya untuk pemasaran. Jadi kita bicara dengan yang lain, tidak perlu mengeluarkan uang tunai, lebih baik dana itu digunakan untuk keperluan ojek daripada saling menghanguskan uang,” jelas Rosan.
GoTo SELAMAT DATANG INVESTASI DANANTARA
Pembelian saham tersebut dikonfirmasi GoTo melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang disebarkan ke media massa pada Selasa (5/5/2026) malam di Jakarta.
“Kami mengonfirmasi bahwa Badan Pengelola Investasi Danantara telah membeli sejumlah saham perseroan melalui bursa dengan jumlah kurang dari 1 persen dari saham yang dikeluarkan perseroan. GoTo menyambut baik investasi ini serta investasi seluruh pemangku kepentingan lainnya,” kata Sekretaris Perusahaan GoTo RA Koesoemohadiani.
Koesoemohadiani mengatakan pembelian saham Danantara mencerminkan keyakinan yang berkelanjutan terhadap fundamental bisnis, kinerja, dan prospek jangka panjang GoTo.
Menurutnya, investasi tersebut menjadi penyemangat positif bagi GoTo untuk terus menjalankan bisnis secara berkelanjutan, profesional, dan berbasis tata kelola perusahaan yang baik.
Kabar pembelian saham Danantara sebelumnya santer terdengar setelah Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan pengumuman tersebut saat menerima audiensi massa dari kalangan buruh pada demonstrasi May Day di luar gedung DPR, Jakarta, pada 1 Mei.
Dasco mengatakan masuknya pemerintah sebagai pemegang saham di perusahaan ride-hailing online membuka ruang penyesuaian kebijakan, termasuk komisi bagi pengemudi ride-hailing online.
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya mengumumkan Keputusan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online.
Peraturan tersebut antara lain jaminan kecelakaan kerja (JKK), jaminan kesehatan, serta skema pembagian pendapatan yang lebih adil yakni sekitar 92 persen untuk pengemudi.
Ikuti salurannya WhatsApp CNA Indonesia untuk mengetahui berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi diaktifkan dengan menekan tombol bel.

